Akbar Tanjung Dukung Munaslub Golkar Copot SetNov

Akbar Tanjung Dorong Munaslub Golkar Copot Setya Novanto

Ketua Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung secara minta agar Novanto diganti. “Perbaikan itu harus segera dilakukan termasuk berkaitan dengan kepemimpinan (Ketum). Ketua-ketua DPP Partai Golkar juga sudah banyak yang berbicara, kalau itu sudah menjadi kesepakatan kenapa tidak dilakukan,” ujar Akbar Tanjung saat ditemui di sela-sela Mukerda dan Orientama PDK Kosgoro 1957 Jatim di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Jalan A. Yani, Surabaya, Sabtu (30/9).

Ditegaskan Akbar, dugaan kasus hukum yang menimpa Setya Novanto jelas akan mempengaruhi elektabilitas partai. Terbukti, hasil satu lembaga survei terpercaya mengungkap tingkat elektabilitas Partai Gokar pada bulan Mei 2017 tinggal 7,5 persen. Padahal hasil Pileg 2014 masih menempatkan Partai Golkar di kisaran 14,5 persen.

“Saat ini kita memiliki 90 kursi di DPR. Kalau jadi 7,5 persen itu setara dengan 45 kursi. Yang saya takutkan lagi kalau turun dibawah PT (Parliementary Threshold 4 persen), kan bisa jadintidak memiliki wakil di DPR RI. Bayangkan Partai Golkar yang pernah menjadi pemenang pemilu di era reformasi tapi dalam 15 tahun bisa turun drastis,” dalih mantan ketua DPR RI ini.

Soal mekanisme yang akan diguanakan dalam pergantian ketua umum, Akbar mengatakan banyak cara, salah satunya adalah dengan menggelar Munaslub asal ada kesepatakan bersama.

“Saya dulu juga terpilih lewat Munaslub. Tetapi harus ada kesepatakan bersama yang menghendaki ada perubahan supaya citra partai Golkar tetap baik di mata publik,” pungkasnya.

Permintaan politikus senior Golkar ini, yang ingin mendepak Novanto dari kursi pimpinan Partai Golkar, mengenyampingkan status hukum Novanto yang sebelumnya pada Jumat (29/9), status tersangka pada kasus KTP Elektronik dinyatakan tidak sah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5B3EE8CA50191